Mengenal Apa itu Billing Payment Gateway

Fakhri Zahir
5 Mar 2020

Percaya atau tidak di tahun 2018 diketahui e-commerce telah merajai hingga 15% dari seluruh penjualan ritel yang ada di seluruh dunia. Hal ini tentu saja menjadi kesempatan yang amat berharga bagi para pebisnis.

Dengan banyaknya e-commerce yang bermunculan di seluruh dunia banyak juga perusahaan-perusahaan agregator yang berlomba-lomba untuk menyokong e-commerce tersebut sehingga bisa lebih hidup.

Salah satunya adalah para pembuat payment aggregator. Agregator ini diketahui sangat membantu terutama terkait hal yang mencakup pembayaran bagi para konsumen di e-commerce.

Tapi sebenarnya apa itu payment gateway atau aggregator dan Apakah sebenarnya payment aggregator benar-benar dibutuhkan di era digital seperti saat ini? Lalu apakah contoh payment aggregator yang tersohor di Indonesia?

Yuk kita bahas saja satu persatu!

Baca Juga Apa itu Biller Pulsa?, Penghasilan Agen Pulsa Bikin Melongo

Apa itu Payment Aggregator?

Payment aggregator merupakan layanan yang memungkinkan para penjual barang-barang online untuk memproses pembayaran barang mereka secara online alias melalui online payment.

Bila di zaman dahulu Kamu harus mempunyai akun di bank tertentu untuk bisa memproses pembayaran orang sehingga bisa membayar barang yang mereka beli menggunakan bank tersebut, agregator menjembatani masalah ini.

Caranya adalah dengan memberikan layanan pembayaran lebih dari satu bank tanpa harus membuka akun di seluruh bank tersebut. Oleh karena itulah mereka disebut dengan agregator.

Aggregator biasanya sudah memiliki akun di berbagai macam bank ataupun layanan pembayaran online yang ada di Indonesia. Alih-alih kamu sebagai pemilik toko online membuka akun di bank tersebut, agregator lah yang membuka akun di bank tersebut dan meminjamkannya kepada kamu.

Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa apabila kamu menggunakan payment aggregator, maka kamu memanfaatkan layanan mereka sebagai sub-merchant untuk pembayaran.

Atau dengan kata lain kamu bisa menerima pembayaran dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit dari Bank tertentu tanpa harus memiliki akun bank yang bersangkutan karena sudah di backup dengan menggunakan akun milik si payment aggregator.

Apa Keuntungan Menggunakan Payment Aggregator

Meski terdengar menarik dan mudah, kamu harus tahu bahwa ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan apabila kamu menggunakan payment aggregator, berikut ini diantaranya:

  • Karena memang agregator memiliki target merchant yang cukup tinggi, mereka biasanya tidak memberikan persyaratan yang menyulitkan karena tentu saja persyaratan yang menyedihkan tersebut akan menurunkan jumlah orang yang ingin menggunakan agregator tersebut.
  • Selain persyaratan yang mudah penggunaan agregator sebagai salah satu metode pembayaran biasanya nya tidak membutuhkan proses setting apa yang rumit.
  • Bila kamu baru memulai bisnis, salah satu yang hal yang menjadi momok merupakan proses pendaftaran pembayaran di bank karena biasanya memakan waktu yang cukup lama. Nah akan tetapi seluruh kesulitan ini biasanya dijembatani oleh agregator yang membuat proses pendaftaran metode pembayaran di merchant ini menjadi jauh lebih mudah dan tentu saja menjadi jauh lebih cepat.
  • Salah satu kelebihan agregator dan tidak dimiliki oleh bank-bank konvensional adalah pembayaran kepada mereka yang cukup mudah. Kamu meminjam akun bank yang mereka miliki tentu saja ada biaya administrasi yang mereka tarik kepada kamu sebagai pemilik merchant. Untungnya Kebanyakan agregator yang ada tidak membuat sistem pembayaran yang rumit, alih-alih mereka memiliki pembayaran flat untuk setiap transaksi yang masuk.
  • Percaya atau tidak penggunaan agregator sebagai salah satu metode pembayaran transaksi milik kamu akan menguntungkan dalam jangka waktu yang pendek. Apalagi bila di awal-awal Proses bisnis ini kamu belum memiliki modal yang cukup untuk bekerja sama dengan bank. Kesimpulannya bagi kamu yang memiliki usaha dengan modal yang kecil serta transaksi yang belum terlalu banyak menggunakan aggregator adalah salah satu pilihan yang cukup menguntungkan.

Pada dasarnya segala hal yang ditawarkan oleh agregator Menurut kami jauh lebih menarik dan jauh lebih menguntungkan dibandingkan apabila kamu harus mengurus kerjasama dengan bank tertentu sehingga bisa melakukan pembayaran secara online.

Akan tetapi perlu diingat apabila perusahaan yang kamu buat sudah cukup besar serta sudah memiliki volume transaksi yang luar biasa besar seringkali bekerjasama dengan perusahaan pembayaran atau pun bank boleh dibilang lebih menguntungkan.

Apa Kerugian Menggunakan Aggregator?

Untuk setiap hal yang baru ditemukan tentu saja mereka memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Tidak terkecuali penggunaan payment aggregator mereka juga memiliki kerugian yang harus kamu ketahui.

Berikut ini adalah kerugian dalam penggunaan aggregator:

  • Salah satu kerugian terbesar dari menggunakan aggregator adalah uang tunai yang dikirim oleh konsumen biasanya akan dikirimkan lebih lambat kepada kamu dibandingkan bila konsumen mengirim uang langsung kepada akun bank milik perusahaanmu. Rata-rata agregator menahan uang tersebut dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam, namun tidak menutup kemungkinan mereka menahan uang tersebut lebih lama dari itu.
  • Selain itu ketika kamu menggunakan aggregator dapat dipastikan bahwa sang aggregator merupakan si pemilik akun bank yang digunakan untuk transaksi. Maka secara otomatis agregator memiliki kuasa penuh atas Akun tersebut dan segala macam transaksi yang masuk ke dalam akun mereka. Pada beberapa kasus, bila agregator merasa ada transaksi yang mencurigakan masuk dari konsumenmu kepada merchant yang kamu punya maka mereka memiliki hak untuk menahan uang tersebut dan menahan akunmu.
  • Karena tarif pembayaran yang flat ini, semakin banyak volume transaksi yang berlangsung di perusahaan kamu secara otomatis dia yang harus kamu keluarkan sebagai biaya administrasi kepada pihak agregator pun akan semakin melambung tinggi.

Pada akhirnya sih tidak ada pemaksaan bagi kamu pemilik e-commerce ataupun merchant merchant online yang ingin mengaktivasi pembayaran online. Kamu boleh membuat akun bank milikmu secara langsung ataupun menggunakan aggregator.

Meski demikian bagi kamu yang baru memiliki perusahaan mikro kecil dan menengah menurut kami jauh lebih baik dan lebih bijaksana apabila kamu menggunakan payment aggregator.

Beberapa Contoh Payment Aggregator Terpercaya di Indonesia

Di Indonesia sendiri diketahui bahwa pertumbuhan fintech fintech sebagai salah satu jenis start up adalah termasuk yang paling subur, bahkan untuk kawasan Asia Tenggara dan Asia.

Bagi kamu yang saat ini baru memulai bisnis dan ingin mencoba fitur fitur menarik yang dimiliki oleh berbagai macam agregator pembayaran, kami telah merangkum beberapa payment aggregator terpercaya yang bisa kamu gunakan layanannya.

Berikut ini adalah beberapa payment aggregator yang membuat kami cukup terpercaya dan memiliki layanan yang baik:

#1 Alterra

Berdiri di tahun 2015 dengan nama sepulsa, alterra saat ini telah berkembang menjadi salah satu tata fintech terbesar dan memiliki reputasi yang baik di Indonesia berkat layanan yang menarik.

Saat ini atera diketahui telah terhubung dengan berbagai penerbit tagihan serta berbagai macam metode pembayaran secara online yang populer digunakan oleh masyarakat di Indonesia.

Beberapa layanan pembayaran milik alterra yang menurut kami cukup menarik dan bisa digunakan bagi kamu yang sedang mengembangkan bisnis online mu di antaranya adalah sebagai berikut ini.

Alterra Bills – Merupakan salah satu produk pembayaran unggulan yang dimiliki oleh alterra.  diketahui acara bios telah bekerja sama dengan ratusan produk pembayaran yang bisa kamu manfaatkan.

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Alterra Bills diantaranya customer service yang selalu aktif selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, data yang bisa di-download dalam bentuk csv serta pembayaran yang fleksibel.

Alterra Pay – Merupakan salah satu sistem pembayaran online serta rekonsiliasi otomatis yang terintegrasi, yang diketahui dapat membantu kamu menjalankan bisnis mutiara jauh lebih efektif dan efisien.

Alterra Pay diketahui memiliki simple API integration, Automatic Payment reconciliation Yang membuatmu tidak perlu melakukan rekonsiliasi manual yang membutuhkan waktu lama, serta di backup oleh tim developer yang telah berpengalaman dalam membuat sistem pembayaran yang aman.

#2 DOKU MERCHANT

Doku merchant merupakan salah satu solusi pembayaran yang cukup digemari oleh berbagai macam start up yang baru muncul entrepreneur hingga para pedagang yang ingin bisa berjualan secara online.

Artinya ketika kamu memiliki bisnis kecil dan menengah dan ingin agar para konsumen mau bisa membayar apa yang kamu jual dengan menggunakan layanan pembayaran online kamu bisa memanfaatkan layanan dari Doku merchant.

Hingga saat ini Doku merchant telah menerima berbagai macam pembayaran dari credit card visa dan MasterCard, transfer ATM, klikpay BCA, serta berbagai metode pembayaran dari jaringan Alfa group, dan e Wallet Doku.

Selain itu perlu diketahui bahwa dokumen merupakan salah satu perusahaan payment Gateway yang saat ini sudah tersertifikasi PCI DSS level 1 yang merupakan salah satu sertifikasi keamanan tertinggi.

#3 Midtrans

Meski terbilang muda, midtrans boleh dibilang merupakan salah satu payment aggregator yang cukup disegani dan disukai oleh banyak pengusaha pengusaha online di Indonesia.

Hal ini Tentunya karena kemudahan integrasi sistem yang dimiliki midtrans dengan platform yang dimiliki oleh para pengusaha tersebut serta berkat layanan yang menurut kami juga cukup menarik.

Hingga aat ini diketahui bahwa midtrans telah mendukung pembayaran secara online melalui 20 metode pembayaran yang mereka namai dengan metode pembayaran midtrans payment.

Beberapa metode pembayaran yang diterima oleh midtrans payment diantaranya adalah pembayaran kartu berlogo visa, MasterCard, JCB, Amex. Midtrans juga menerima metode pembayaran melalui transfer bank kredit tanpa kartu direct debit walet hingga pembayaran over the counter.

Saat ini ada beberapa startup yang mempercayai metode pembayaran mereka kepada midtrans diantaranya adalah bhinneka.com, citilink.com Gojek, JD.ID, pegipegi Traveloka, hingga Berrybenka.

#4 Moka Payments

Barangkali mau ke payment lebih terkenal sebagai salah satu metode pembayaran secara offline, karena pasti kamu sering melihatnya di merchant merchant offline seperti toko kopi tempat kamu nongkrong.

Padahal mereka juga memiliki layanan pembayaran online alias berfungsi sebagai salah satu teman agregator yang cukup banyak digunakan oleh orang-orang di Indonesia loh.

Beberapa keunggulan Moka payment yang dianggap menarik oleh banyak pengusaha adalah instalasi yang mudah dengan berbagai macam pilihan mobile payment, serta pembayaran yang cukup mudah.

Hingga saat ini diketahui ada beberapa perusahaan startup yang telah bermitra dengan lengkap di antaranya adalah OVO, Go-pay, Dana, Kredivo, hingga Akulaku. Wah cukup menjanjikan ya!

 Baca Juga Jualan Pulsa Modal Minimal Untung Maksimal

Komentar

Artikel Terkait
Agen Pulsa 5 Mar 2020

Mengenal Apa itu Billing Payment Gateway

Percaya atau tidak di tahun 2018 diketahui e-commerce telah merajai hingga 15% dari seluruh penjualan ritel yang ada di seluruh dunia. Hal ini tentu saja menjadi kesempatan yang amat berharga bagi para pebisnis. Dengan banyaknya e-commerce yang bermunculan di seluruh dunia banyak juga perusahaan-perusahaan agregator yang berlomba-lomba untuk menyokong e-commerce tersebut sehingga bisa lebih hidup. […]

Agen Pulsa 19 Jun 2019

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Jadi Agen Pulsa

Saat ini banyak masyarakat Indonesia yang mulai mengubah gaya pekerjaannya, mulai dari pekerjaan tunggal hingga pekerjaan dengan bisnis sampingan. Hal ini semata-mata diakibatkan oleh perkembangan zaman yang sangat memudahkan. Bila di zaman dulu untuk membuat satu bisnis kamu harus terjun langsung, bahkan dalam kondisi ekstrem 24/7 kamu harus mengurusi bisnismu. Saat ini kamu bisa mendapatkan […]