Beasiswa Unggulan yang Patut Dicoba: LPDP Reguler

Fakhri Zahir
6 Feb 2020

Salah satu keluhan yang cukup sering dikeluarkan oleh banyak orang di Indonesia adalah bahwa biaya pendidikan di perguruan tinggi yang amat mahal, membuat mereka merasa tidak diberikan kesempatan untuk duduk di bangku perkuliahan.

Padahal percaya atau tidak, saat ini lebih banyak beasiswa menarik yang bisa coba dipilih bagi kamu yang memiliki semangat tinggi untuk mengenyam bangku perkuliahan. Bahkan jauh lebih banyak dari beberapa tahun yang lalu.

Lebih jauh lagi berbagai beasiswa unggulan yang patut dicoba saat ini menurut kami jauh lebih menarik dengan penawaran-penawaran yang rasa-rasanya sih sulit ditolak bila kamu sudah melihatnya. Salah satunya adalah LPDP, yuk kita bahas secara lengkap!

Baca Juga Cara Buat CV yang Bikin Kamu Dipanggil, Pekerjaan yang Cocok Sesuai Kepribadianmu

Beasiswa LPDP: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

LPDP merupakan beasiswa yang dikeluarkan pada tahun 2011 melalui keputusan bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Keuangan di kala itu. Bahkan peraturan ini tertulis secara detil di Peraturan Menteri Keuangan No. 252/PMK.01/2011.

Saat ini LPDP menyediakan beberapa jenis beasiswa yang bisa kamu pilih berdasarkan kepentinganmu sendiri, diantaranya adalah:

  1. Beasiswa umum yang mencakup:
    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Dokter Spesialis
    • Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia
    • Beasiswa Disertasi
    • Co-Funding
  2. Beasiswa afirmasi yang mencakup:
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Alumni Bidikmisi
    • Beasiswa Prasejahtera Berprestasi
    • Beasiswa Santri
    • Beasiswa Prestasi Olahraga Internasional
    • Beasiswa Prestasi Seni Internasional
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Indonesia Timur
  3. Beasiswa Targeted Group yang mencakup:
    • Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI)
    • Beasiswa PNS/TNI/POLRI
    • Beasiswa Olimpiade Internasional

Beasiswa LPDP biasanya akan dibuka dalam 2 tahap di dalam setahun, artinya 2 kali pembukaan. Namun tidak seluruhnya dibuka setiap tahun di dalam masing-masing tahap. Oleh karena itu kamu harus rajin-rajin mengecek laman situs LPDP untuk mengetahui beasiswa mana saja yang dibuka di tahun yang bersesuaian.

Selain itu ada beberapa aturan umum yang perlu kamu ketahui bila ingin mendaftar di program beasiswa LPDP, yakni:

  1. Bila kamu tidak lulus seleksi di tahap 1 administrasi atau seleksi berbasis komputer, kamu diizinkan mendaftar seleksi tahap 2 di tahun yang sama pada seluruh program beasiswa.
  2. Sementara kamu yang tidak lulus pada seleksi wawancara di tahap 1 tidak diizinkan mendaftar seleksi tahap 2 di tahun yang sama pada seluruh program.
  3. Bagi kamu yang lolos seleksi di tahap 1
    • Akan dilakukan seleksi wawancara yang terbagi menjadi dua gelombang yakni wawancara I dan wawancara II
      1. Wawancara I khusus dilakukan bagi pendaftar yang sudah memiliki LoA Unconditional saat pendaftaran daring.
      2. Wawancara II khusus dilakukan bagi pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional saat pendaftar daring.
  1. Bila sudah memiliki LoA Unconditional saat mendaftar daring maka kamu bisa berkuliah di Bulan Agustus tahun yang bersesuaian (Universitas Dalam Negeri) atau September tahun yang bersesuaian (Universitas Luar Negeri).
  2. Adapun bila kamu belum memiliki LoA Unconditional atau yang mengikuti Seleksi Beasiswa Tahap 2, maka diizinkan melakukan perkuliahan paling cepat di tahun berikutnya setelah tahun seleksi beasiswa.
  3. Bila kamu mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi wawancara maka akan dilakukan pemblokiran dari mengikuti program LPDP di masa mendatang. Pengecualian diberikan bagi calon penerima beasiswa yang sakit sehingga tidak bisa melakukan studinya, yang bisa dibuktikan dengan surat keterangan dokter yang berisi rekomendasi tidak melanjutkan studi.

Yuk kita bahas salah satu beasiswa terfavorit yang ada di LPDP: Beasiswa Reguler!

Baca Juga Pertanyaan Jebakan saat Wawancara Kerja, Tips Mengerjakan Soal Psikotes

Beasiswa Reguler LPDP

Beasiswa reguler merupakan beasiswa yang diberikan oleh Kemenkeu secara khusus bagi Warga Negara Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral dan magister. Kamu yang lulusan S1/D4, atau S2 berhak untuk mendapatkan beasiswa reguler.

Skema Pembiayaan Beasiswa Reguler – adapun skema dari beasiswa reguler LPDP adalah sebagai berikut ini:

  1. Magister single degree maksimal 24 bulan serta doktoral single degree maksimal 48 bulan.
  2. Calon penerima beasiswa magister boleh memilih 3 perguruan tinggi, dan ketika sudah ditetapkan sebagai penerima beasiswa maka harus menyerahkan 1 LoA Unconditional serta tidak bisa pindah perguruan tinggi.
  3. Calon penerima beasiswa doktoral boleh memilih 1 perguruan tinggi dan prodi, namun tidak diizinkan pindah program.
  4. Komponen pembiayaan terdiri dari
    • Dana Pendidikan – dana pendaftaran, SPP, tunjangan buku, bantuan tesis atau disertasi, bantuan seminar internasional, serta bantuan publikasi jurnal internasional.
    • Biaya Pendukung – transportasi, aplikasi visa atau residence permit, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, dana kedatangan, tunjangan keluarga bagi penerima beasiswa doktoral, dan dana darurat.

Persyaratan  – ada beberapa persyaratan umum dan khusus bagi kamu yang ingin mendaftarkan diri di program beasiswa reguler LPDP. Berikut ini adalah persyaratannya:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Sudah selesai prodi D4, S1, atau S2 di perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, perguruan tinggi yang telah terakreditasi BAN-PT, atau perguruan tinggi luar negeri yang diakui Kemenristekdikti RI.
  3. Tidak sedang melakukan studi program magister, on going.
  4. Persyaratan dokumen
    • Surat izin mengikuti seleksi dari bagian SDM apabila kamu sedang bekerja.
    • Surat keterangan sehat dari dokter puskesmas, rumah sakit, atau klinik.
    • Surat keterangan bebas narkoba dari dokter puskesmas, rumah sakit, atau klinik yang memiliki izin pengujian narkoba.
    • Surat keterangan bebas TBC dari dokter puskesmas, rumah sakit, atau klinik bagi yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
    • Surat rekomendasi dari pmpinan atau pakar di bidang yang sesuai.
    • Rencana studi bagi program magister sesuai silabus di perguruan tinggi tujuan.
    • Proposal studi bagi program magister dan doktoral.
    • Proposal penelitian bagi program doktoral.
  5. Memilih prodi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  6. IPK sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Pendaftaran BPI reguler magister dengan IPK minimal 3,00 dari 4,00 atau skala yang setara (melampirkan transkrip nilai asli atau fotokopi legalisir).
    • Pendaftaran doctoral dengan IPK minimal 3,25 dari 4,00 atau skala yang setara (melampirkan transkrip nilai asli atau fotokopi legalisir).
    • Lulusan magister yang tidakmemiliki IPK (master by research) melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian dan transkrip bila ada.
    • Konversi IPK melalui tautan berikut https://www.scholaro.com/gpa-calculator/
  7. Memenuhi persyaratan bahasa dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Bahasa Inggris bila negara tujuan berbahasa Inggris sebagai bahasa resmi.
    • Bahasa Arab bila negara tujuan berbahasa Arab sebagai bahasa resmi.
    • Bahasa Mandarin bila negara tujuan berbahasa Mandarin sebagai bahasa resmi.
    • Bahasa Perancis bila negara tujuan adalah Perancis.
    • Bahasa Rusia bila negara tujuan adalah Rusia.
    • Bahasa Spanyol bila negara tujuan adalah Spanyol.
    • Bila tidak berbahasa Inggris, maka pendaftar harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa sesuai dengan bahasa resmi yang berlaku di negara tujuan.
  8. Melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa dengan masa berlaku 2 tahun, yang sesuai dengan poin (7).
  9. Beasiswa tidak berlaku untuk kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang tidak diselenggarakan di perguruan tinggi induk, kelas internasional khusus tujuan dalam negeri, dan kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
  10. Persyaratan khusus:
    • Usia maksimal pendaftar jenjang magister 35 tahun, dan doctoral 40 tahun.
    • Memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi di dalam list LPDP bagi yang ingin mendaftar jenjang doctoral.
    • Sertifikat resmi kemampuan bahasa inggris dengan ketentuan sebagai berikut:
      • Magister dalam negeri, skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6.0, TOEIC 630, TOAFL 500.
      • Magister luar negeri, skor minimal TOEFL iBT 80, IELTS 6.5, TOEIC 800, TOAFL 550.
      • Doktoral dalam negeri, skor minimal TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, IELTS 6.0, TOEIC 700, TOAFL 530.
      • Doktoral luar negeri, skor minimal TOEFL iBT 94, IELTS 7.0, TOEIC 850, TOAFL 550.
    • Wajib menyelesaikan masa studi sesuai dengan yang tertulis di dalam LoA Unconditional maksimal 24 bulan (magister) atau 48 bulan (doktoral). Bila lebih dari itu wajib melapor kepada LPDP untuk menerima keputusan selanjutnya.

Proses seleksi – sama seperti proses seleksi dari pendaftaran beasiswa lainnya, ada beberapa tahapan yang harus  dilewati apabila kamu ingin mendapatkan beasiswa ini. Berikut ini adalah proses seleksinya!

  1. Seleksi administrasi
    • Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan berupa verifikasi dan validasi oleh tim seleksi. Bila tidak lolos secara otomatis kamu akan gugur, dan bila lolos kamu akan dinyatakan lulus administrasi.
    • Bagi pendaftar BPI reguler doctoral yang lulus administrasi akan lanjut sebagai peserta wawancara. Bagi pendaftar program magister yang lulus administrasi akan lanjut sebagai peserta seleksi berbasis komputer.
  2. Seleksi berbasis komputer, bagi pendaftar magister yang lulus tahap sebelumnya.
    • Materi mencakup tes potensi akademik atau tes intelejensi umum, tes karakter kepribadian, dan on the spot essay writing.
    • Bila lulus seleksi berbasis komputer maka kandidat akan melanjutkan tes sebagai peserta wawancara.
  3. Seleksi wawancara, bagi pendaftar magister dan doktoral yang lulus tahap sebelumnya.
    • Verifikator akan mengawali tes dengan memverifikasi dokumen dan peserta bisa dikeluarkan dari seleksi wawancara bila menurut verifikator dokumen yang ada tidak sesuai persyaratan ataupun tercium bau-bau pemalsuan dokumen.
    • Khusus bagi peserta yang terbukti memalsukan dokumen tidak diizinkan kembali mendaftar di semua program beasiswa LPDP.
    • Lokasi wawancara dipilih oleh peserta saat awal mendaftar, dan akan dilakukan dengan tim yang ditentukan oleh LPDP.
    • Bila tidak lulus seleksi wawancara, peserta tidak diizinkan mendaftar di seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Pendaftaran – proses pendaftaran beasiswa LPDP saat ini sudah dapat dilakukan via online melalui laman resmi LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. Kamu juga harus melampirkan proposal studi, rencana studi, dan proposal penelitian sesuai dengan format di bawah ini.

  1. Format proposal studi program magister dan doktoral, berisi alasan pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, disiplin keilmuan, serta hubungannya dengan kebutuhan institusi asal dan pembangunan nasional.
  2. Format rencana studi bagi program magister, berisi rencana perkuliahan dan SKS per semester yang nantinya akan kamu tempuh hingga studi selesai. Cantumkan pula topik yang akan kamu tulis dalam tesis, aktivitas di luar perkuliahan yang akan kamu lakukan, serta melampirkan daftar silabus perkuliahan.
  3. Format proposal penelitian bagi program doktoral.
    • Judul penelitian
    • Latar belakang yang berisi topik yang ingin diteliti dan alasan pemilihan topik.
    • Perumusan Permasalahan Pertanyaan/Tujuan Penelitian yang berisi uraian singkat seputar hal yang telah kamu ketahui tentang topik penelitian, alasan memilih topik, dan solusi terhadap isu yang diangkat sesuai topik tersebut.
    • Kelogisan (rationale) yang berisi rumusan tujuan pertanyaan penelitian.
    • Metode dan Desain yang berisi hipotesis, model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian, kontribusi teoritis dan praktis bila hipotesis tidak terbukti, dan mengenai bagaimana pertanyaan penelitian akan mendukung topik besar.
    • Manfaat Penelitian yang berisi caramu mengambil data dan mengapa cara tersebut merupakan metode terbaik untuk mencapai tujuan, serta analisis dan hasil yang mendukung atau menyanggah hipotesismu.
    • Kesimpulan dan saran yang berisi diskusi secara umum mengenai bagaimana penelitian tersebut akan berguna secara teori ataupun praktis.
    • Daftar pustaka.

Dokumen yang Bisa Kamu Unduh

Mengingat rumitnya persyaratan dan proses terkait seleksi LPDP ini, kami telah menyertakan beberapa dokumen penunjang yang barangkali bisa membantumu di dalam mendaftarkan diri sebagai kandidat penerima beasiswa.

  1. Booklet Beasiswa Reguler
  2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri
  3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar negeri
  4. Surat Izin Atasan untuk Seleksi LPDP
  5. Surat Rekomendasi
  6. Surat Pernyataan Beasiswa Reguler
  7. Laman Unduhan

Nah itulah tadi informasi lengkap seputar Beasiswa Reguler LPDP, bagi kamu yang sedang ataupun akan berusaha mendapatkannya, kami doakan agar kamu berhasil ya!

Komentar

Artikel Terkait
Pekerjaan 7 Mar 2020

Pekerjaan Paling Menjanjikan di Masa Depan

Pekerjaan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia karena dengan bekerja tentu saja seorang manusia bisa mendapatkan uang untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup dirinya dan barangkali keluarganya. Dengan berkembangnya zaman saat ini jauh lebih banyak pilihan pekerjaan yang bisa dipilih oleh orang-orang. Tidak menutup kemungkinan di masa depan jumlah pekerjaan yang bisa dipilih oleh manusia […]

Pekerjaan 7 Mar 2020

Intip Besaran Gaji PNS di Tahun 2020 Terbaru

Pegawai negeri sipil atau PNS merupakan salah satu pekerjaan yang boleh jadi merupakan pekerjaan idaman bagi banyak orang di Indonesia. Bahkan menurut kami pekerjaan ini bukan hanya jadi pekerjaan generasi Y saja. Terbukti dari membludaknya pelamar CPNS di tahun lalu dan tahun ini yang pastinya kebanyakan diisi oleh generasi z dan generasi milenial. Tidak salah […]

Pekerjaan 7 Mar 2020

Gaji Satpol PP di Tahun 2020 (Terbaru)

Apakah kamu tahu bahwa satpol PP salah satu perangkat pemerintah yang seringkali dipandang sebelah mata padahal Satpoll PP diketahui memiliki banyak manfaat bagi pemerintah daerah yang bersangkutan. Satpol PP sendiri merupakan perangkat pemerintah yang merupakan perpanjangan tangan dari kepala daerah. Dimana kepala daerah bisa mengandalkan satpol PP  sebagai salah satu perangkat untuk menjaga keteritiban umum […]