Skip to content

Cara Daftar Driver GoRide Untuk Tambah Penghasilan

featured-img

Sebagai salah satu kreasi anak bangsa, Gojek boleh dikatakan banyak mengubah wajah Indonesia secara menyeluruh. Mudahnya, dengan adanya Gojek banyak orang-orang yang kemudian mendapatkan pekerjaan baru. Di sisi lain, adanya Gojek juga memberi peluang untuk para pelaku usaha kususnya f&b memperlebar sayapnya dengan menjadi mitra. Menjadi mitra dari Gojek jelas memberikan banyak benefit, mulai dari promosi serta kesempatan mendapatkan setiap hadiah ketika perusahaan ini menggelar suatu event. 

Selain itu bagi para pekerja dan pegawai, keberadaan Gojek amatlah membantu mereka. Mulai dari proses antar jemput selama mereka berangkat dan pulang kerja hingga membantu karyawan yang sibuk sehari-harinya untuk mendapatkan makanan dengan cara order melalui aplikasi. Ditambah lagi, bagi mereka yang masih ingin mendapatkan uang tambahan, pekerjaan ini sangat cocok dan bisa dimanfaatkan. Tentunya sebagai side job dari pekerjaan utama mereka yang memiliki jam kerja rutin dan jarang sekali berubah.

Jam kerja fleksibel dan konsumen yang melimpah inilah kemudian membuat Gojek membutuhkan banyak mitra pengemudi, khususnya mitra pengemudi Go Ride. Hal ini pula yang kemudian membuat banyak orang berbondong-bondong daftar menjadi mitra pengemudi Go Ride.

Apakah kamu salah satu yang tertarik untuk mendaftar Go Ride untuk menambah penghasilan? Tenang saja, karena kami punya cara daftar Go Ride!

Syarat Daftar Go Ride

driver go ride

Sebelum kamu dapat mendaftarkan diri menjadi mitra pengemudi GoRide, ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi terlebih dahulu. Nah kami akan coba bahas beberapa persyaratan baik persyaratan utama dan persyaratan dokumen yang mesti kamu siapkan.

Pertama-tama inilah beberapa persyaratan umum yang harus kamu penuhi sebelum bisa mendaftarkan diri menjadi mitra Go Ride di tahun 2021 ini:

  1. Saat mendaftarkan diri berusia 17 hingga 65 tahun. Usiamu ini harus dapat dibuktikan dengan menggunakan KTP atau kartu identitas lain yang kamu pakai saat mendaftarkan diri.
  2. Memberikan foto diri dengan ketentuan mencakup setengah badan serta wajah tampak dengan jelas.
  3. Sehat secara jasmani dan rohani, yang bisa dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Ingat ya, cukup surat keterangan sehat dari dokter saja, kamu tidak perlu membuktikan dengan lari maraton 10.000 kilometer!
  4. Memiliki e-KTP yang sudah aktif ataupun resi KTP yang diterbitkan oleh Disdukcapil. Apabila KTP asli rusak, tidak jelas atau hanya berbentuk resi KTP dari disdukcapil, maka kamu perlu melampirkan KK asli sebagai pengganti dari dokumen yang kurang sesuai tersebut.
  5. Memiliki SIM motor yakni SIM C, ataupun SIM D1 yang masih aktif ketika kamu mendaftarkan diri menjadi pengemudi Go Ride.
    • Bila kamu merupakan anggota TNI atau Polri, kamu tetap harus melampirkan SIM C ataupun SIM D, bukan SIM anggota TNI atau Polri!
  6. Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi kamu yang merupakan warga sipil, jangan lupa untuk memfotokopi SKCK serta melegalisir fotokopi tersebut.
    • Bila kamu merupakan anggota TNI atau Polri, maka kamu diperbolehkan untuk melampirkan KTA serta surat keterangan pimpinan sebagai ganti SKCK yang dikeluarkan Polri.
  7. Memiliki e-mail yang wajib berdomain Gmail, khusus langkah ini kamu bisa langsung membuatnya dengan mudah kok bila belum punya.
  8. Memiliki smartphone dengan sistem operasi Android dan RAM dengan spesifikasi mumpuni. Kami sarankan sih, minimal mempunyai RAM 3 dan baterai 4000Mah ya, agar pada saat pengoprasian di lapangan nanti, tidak mengalami banyak kendala terkait hp hang tiba-tiba atau baterai cepat habis!

Sementara itu persyaratan kendaraan bermotor yang harus kamu penuhi apabila ingin mendaftarkan diri menjadi mitra pengemudi Go Ride adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki STNK motor yang masih aktif serta dengan syarat tahun pembuatan maksimal 8 tahun pada saat mendaftar. Artinya di tahun 2021 ini kamu yang bisa mendaftarkan diri hanya yang memiliki motor keluaran tahun 2013 ke atas. Aturan ini kadang memang sering diselewengkan para Driver, tapi perlu digaris bawahi, pihak Gojek cukup tegas dengan aturan-aturan dasar untuk para mitranya lhoo!
  2. Pajak motor yang kamu miliki masih aktif, bila mati kamu wajib mengurusnya terlebih dahulu ke Samsat. Selain karena syarat dan tuntutan untuk mendaftar pekerjaan, hal seperti ini harus dilaksanakan guna menjadi Warga Negara Indonesia yang baik dan taat aturan bukan?
  3. Jenis motor yang diizinkan apapun, pada dasarnya Gojek tidak mensyaratkan model apapun terkait jenis motor. Tapi saran kami sih gunakan motor bebek atau motor matic yang bisa memudahkan konsumen nantinya.
  4. Persyaratan khusus motor yang ingin didaftarkan
    • Motor yang digunakan harus bermesin 4 tak.
    • CC mesin motor yang digunakan maksimal adalah 250 cc.
    • Lampirkan foto motor yang menampakkan nomor polisi motor tersebut.
    • Bila plat nomor yang terdaftar berbeda dengan tempat tinggalmu sekarang maka kamu wajib melampirkan surat keterangan domisili.
    • Bila motor yang kamu punya merupakan motor second lampirkanlah surat keterangan balik nama bila ada.

Pada dasarnya sih motor jenis apapun bisa digunakan untuk menjadi kendaraan Go Ride mu. Tapi saran kami gunakanlah motor yang memudahkan penumpang serta memiliki aksesoris standar, minimal sih hindari penggunaan knalpot racing tanpa db killer dan ban cacing ya! Karena selain melanggar aturan standar kendaraan roda 2 yang berlaku disini, tidak semua customer nyaman dengan motor yang bermodifikasi dan memiliki variasi yang tidak standar motor pada umumnya. So, bijaklah menjadi Driver karena ini akan berpengaruh ke kinerja narikmu!

Selain itu persyaratan di atas berlaku pula bagi kamu yang ingin mengambil orderan Go Food ya. Artinya kamu yang ingin menjadi mitra Go Ride secara otomatis akan menjadi mitra Go Food. Lain halnya bila kamu juga ingin menjadi mitra Go Send, karena perlu sedikit persyaratan kusus untuk menjadi Driver yang merangkap mitra Go Send.

Adapun persyaratan tambahan atau persyaratan yang berbeda bila kamu ingin menjadi mitra pengemudi Go Send adalah sebagai berikut:

  1. Berusia di bawah 35 tahun, nah syarat inilah yang berbeda dengan syarat mitra pengemudi Go Ride. Karena mobilitas dan tanggung jawab yang dibutuhkan dalam mode ini sedikit berbeda ketimbang 2 jenis Driver lainnya. 
  2. Harus berkomitmen, alias mampu untuk bekerja paling sedikit 10 jam sehari dan 5 hari seminggu. Ini juga merupakan syarat kusus jika kamu akan merangkap menjadi Driver Go Send. Sepertinya perusahaan benar-benar memperhatikan segala aspek yang dibutuhkan customer dengan tidak sembarangan menetapkan mitranya sebagai Driver. Ini adalah bukti nyata kepedulian Gojek kepada para customernya, salut!

Lalu, setelah panjang lebar membahas tentang Go Ride dan semua yang ada, bagaimanakan cara mendaftar pekerjaan ini? Apakah benar-benar mudah? Apakah kita bisa mendaftar secara mandiri dengan smartphone yang kita miliki?

Cara Daftar Go Ride

Setelah kamu melengkapi seluruh persyaratan yang diminta oleh pihak Gojek, sekarang kamu bisa langsung melakukan pendaftaran sebagai mitra pengemudi Go Ride. Untuk bisa mendaftar, kamu bisa langsung membuka laman situs pendaftaran resmi milik Gojek.

laman go ride

Di dalam laman situs pendaftaran tersebut kamu pertama kali akan diminta untuk mengisi beberapa formulir data diri dasar. Beberapa formulir yang harus kamu isi mencakup nama depan, nama belakang, alamat email yang akan didaftarkan, nomor HP utama yang akan didaftarkan, kota tempat kamu ingin bekerja, serta kode referensi bila ada. Bila sudah klik daftar!

Kemudian bila kamu sudah mengisi nomor ponsel dengan benar, pihak Gojek kemudian akan mengirimkan kode verifikasi unik via SMS ke nomor yang kamu daftarkan. Masukanlah 4 digit kode verifikasi tersebut ke laman pendaftaran Gojek tersebut.

Setelah itu kamu akan diminta untuk memasukkan data diri  yang lebih lengkap, kamu cukup memasukkan seluruh informasi yang diminta di dalam formulir pendaftaran dengan benar dan jelas.

Pertama kali kamu akan langsung diminta untuk memasukkan alamat rumah serta nomor ponsel yang kamu miliki. Khusus untuk formulir ini kamu bisa mencantumkan nomor ponsel yang kamu punya bahkan lebih dari satu buah.

Setelah itu kamu bisa langsung mengunggah (upload) seluruh dokumen persyaratan yang diminta di atas. Kamu bisa mengunggah seluruh dokumen dalam format JPG, JPEG, GIF, hingga PNG dengan ukuran masing-masing maksimal 10 MB.

Bila sudah mengunggah seluruh data yang diminta dengan benar, selanjutnya kamu akan diminta kembali untuk melakukan konfirmasi pengisian data. Bila kamu merasa data yang diisi dan diberikan sudah benar maka kamu bisa langsung lanjut ke tahap selanjutnya.

Setelah itu kamu cukup menunggu konfirmasi SMS, khusus untuk proses yang ini barangkali waktunya akan cukup lama. Hal ini karena menunggu proses verifikasi yang dilakukan oleh tim di perusahaan.

Baca Juga: Cara Daftar Driver GoCar

Pastikan ponselmu selalu berada dalam kondisi yang aktif, karena SMS akan dikirimkan sewaktu-waktu dan bila sudah terverifikasi kamu akan diminta untuk datang ke kantor Gojek terdekat dengan lokasimu pada tanggal yang ditentukan. Ingat, jangan di mode pesawat ya! Karena sms notifikasi tidak akan masuk ke nomer milikmu jika kamu mengaktifkan mode pesawat di smartphonemu.

Lalu jika semua sudah terlewati, datanglah ke kantor Gojek yang dimaksud di tanggal yang sesuai dengan membawa seluruh persyaratan dokumen yang diminta. Bila sudah kamu cukup mengunduh (download) aplikasi Go Ride dan kamu bisa langsung narik deh!

Tips Agar Orderan Go Ride Gacor dan Tidak Anyep

Bagi kamu yang merupakan pemula di dunia per-gojekan, kamu berada di dalam artikel yang tepat. Karena kami akan memberikan kamu beberapa tips jitu sehingga orderan bisa gacor dan kamu bisa cepat tutup poin deh.

Saat ini memang tidak banyak panduan yang menerangkan soal bagaimana agar orderan bisa masuk terus. Apalagi di sistem baru yang katanya sedikit lebih berat dari sistem yang sebelumnya. Akan tetapi setidaknya ada dua hal penting yang perlu kamu pahami soal order yang tinggi yakni riwayat penerimaan penumpang kamu sebagai driver, serta jumlah permintaan konsumen di areamu.

Berdasarkan kedua faktor utama itulah kemudian kami bisa merangkum beberapa tips yang tentu saja bisa kamu coba praktikkan supaya orderanmu bisa gacor terus. Eits tapi jangan lupa ya order boleh jalan, tapi ibadah dan kesehatan tetap nomor satu!

Pilih-pilih order adalah awal dari kehancuran

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh para mitra pengemudi Go Ride adalah melakukan pilih-pilih order. Padahal dengan menjadi mitra pengemudi Go Ride artinya kamu telah berkomitmen untuk mengantar konsumen kemanapun mereka mau, dalam batas wajar tentunya.

Nah meski demikian banyak diantara para mitra pengemudi Go Ride yang menolak beberapa orderan dari konsumen. Alasannya adalah karena mereka tidak memahami rute yang diminta atau malah memang enggan mengantar konsumen karena khawatir macet atau terlalu jauh.

Padahal bila kamu mau tahu, sistem akan selalu mencatat semua hal yang kamu lakukan terhadap para konsumenmu. Bahkan salah satunya sistem akan mencatat tingkat penerimaan orderanmu.

Bila kamu terlalu sering menolak orderan, tentu saja tingkat penerimaan orderanmu akan turun. Padahal pihak Gojek sendiri menerangkan bahwa bila tingkat penerimaan di bawah 85% maka sistem secara otomatis tidak akan memprioritaskan kamu nantinya untuk mendapatkan order. Lebih baik, kamu tetapkan strategi untuk kamu sendiri, seperti memberlakukan jeda onbid setiap jangka waktu tertentu. Ini akan lebih mengurangi resiko ketimbang kamu harus onbid dan mengcancle beberapa orderan yang ada lho! Selain untuk mengistirahankan aplikasi dan raga, jeda ini bertujuan untuk smartphone milikmu kembali bekerja di performa top. 

Mematikan aplikasi sesekali itu perlu

Banyak pengemudi Go Ride yang baru bekerja terlalu semangat di dalam bekerja. Akibatnya banyak diantara mereka yang enggan mematikan aplikasi ketika sedang istirahat makan ataupun shalat.

Kami paham bahwa semangatmu amat membara dalam mencari nafkah, tidak salah sih. Tapi bila kamu sembrono menyalakan aplikasi padahal sedang offbid nantinya akan banyak orderan masuk ke aplikasimu yang secara otomatis kamu tolak.

Hingga akhirnya tentu saja kembali akan menurunkan presentase penerimaan orderanmu. Selain itu Gojek memiliki fitur autobid yang membuatmu diprioritaskan oleh sistem untuk mendapatkan penumpang.

Kelemahan dari sistem ini adalah kamu harus mengambil orderan apapun yang masuk ke dalam aplikasimu. Nah bila kamu belum cukup mental untuk hal seberat ini, kami sarankan kamu jangan nekat menyalakan autobid demi tutup poin lebih cepat.

Persiapkan diri, motor, dan uang kembalian

Sebagaimana profesi apapun, kamu yang saat ini telah menjadi mitra pengemudi Go Ride wajib untuk selalu mempersiapkan diri, mempersiapkan motor, dan tentu mempersiapkan uang kembalian sebelum tempur.

Pagi hari sebelum berangkat, kamu wajib sarapan di rumah. Karena pekerjaanmu ini akan sangat melelahkan loh. Jangan sampai kamu kurang makan dan menjadi mudah lelah, karena tentu akan menurunkan produktivitasmu sebagai pengemudi Go Ride.

Setelah itu siapkanlah motor yang ingin kamu bawa. Persiapkan segalanya, mulai dari mesin yang harus selalu optimal, kelengkapan motor seperti nomor polisi dan spion misalnya, hingga bensin motor yang sudah terisi penuh sebelum berangkat.

Khusus untuk yang terakhir itu, kami sarankan kamu selalu mengisi full tank motor yang kamu gunakan untuk narik satu hari sebelumnya. Kamu bisa mengisi bensin di hari tersebut sebelum kamu pulang kerumah, atau setelah seharian narik Go Ride.

Terakhir jangan pernah lupa untuk membawa uang tunai dalam pecahan-pecahan yang kecil. Apalagi di pagi hari, karena seringkali banyak pegawai yang membayar Go Ride mereka dengan uang yang cukup besar.

Barangkali para pegawai tersebut memang baru narik uang di ATM terdekat sebelum memulai aktivitas mereka. Oleh karena itulah ketersediaan uang tunai ini menurut kami hukumnya wajib, apalagi di pagi hari.

Memang sih kalau dipikir-pikir beberapa hal di atas bukanlah masalah yang besar bagi sebagian orang. Tapi perlu kamu ingat bahwa ketika menjadi mitra pengemudi Go Ride berarti kamu telah berkomitmen untuk memberikan jasa kepada publik.

Sementara dalam memberikan jasa kepada publik, apapun jasanya, maka kita dituntut untuk selalu baik. Bahkan untuk hal-hal sederhana semacam di atas. Apalagi Go Ride memiliki fitur penilaian bintang penumpang yang kalau terlalu jelek bukan tidak mungkin kamu akan mengalami putus mitra. Duh duh, jangan sampai deh!

Tempat dan waktu yang tepat itu penting

Tips ketiga dari kami adalah selalu datang ke tempat yang tepat dan di waktu yang tepat. Tujuannya tentu saja agar kamu bisa menemukan banyak orderan dari konsumen sehingga akan lebih cepat orderan yang masuk ke aplikasimu.

Adapun waktu-waktu ‘panas’ yang kami rekomendasikan kepada kamu supaya kamu lebih gacor adalah sebagai berikut:

  1. Pukul 05.00 atau setelah shalat subuh hingga pukul 08.00 kamu bisa berdiam diri di area kompleks. Terutama di area kompleks yang terdiri dari banyak pekerja yang berangkat ke stasiun ataupun anak-anak sekolah yang barangkali juga berangkat ke sekolah dengan menggunakan angkutan umum. Kamu cukup bolak balik saja selama mengantar kedua jenis konsumen ini hingga selepas pukul 08.00.
  2. Setelah itu, dari pukul 10.00 hingga 13.00 kamu bisa banyak berdiam diri di area sekitar mall, kantor, ataupun restoran. Karena di jam-jam inilah banyak orang yang akan beraktivitas, dalam hal ini tentu saja mulai mencari makan siang. Tapi bila kamu tidak tertarik untuk mengambil order Go Food, saran kami sih kamu bisa berdiam diri di area stasiun ataupun terminal bis di jam-jam ini.
  3. Terakhir ketika waktu sore datang, sekitar pukul 16.00 hingga malam hari. Kamu bisa berdiam diri di area kantor menunggu para pekerja kantoran pulang dari kantornya masing-masing.

Siapkan perangkat yang optimal

Maksudnya jangan lupa persiapkan ponselmu, isi baterai ponselmu dan siapkan ponsel dengan GPS yang bagus. Jangan lupa selalu isi pulsa dan pastikan bahwa paket data dan sinyal tempatmu berdiam menunggu order sudah bagus.

Selain itu di beberapa ponsel android yang sudah update, kamu bisa melakukan settingan GPS dengan akurasi tinggi. Kamu bisa mencarinya di dalam menu pengaturan dan kemudian masuk ke menu GPS. Ini juga menjadi pertimbangan kami menyarankan kamu menggunakan smartphone yang mumpuni.

Di dalam sana biasanya akan tertera pilihan untuk GPS yakni akurasi tinggi, menu hemat baterai, atau pilihan opsional. Pilihlah pilihan akurasi tinggi sehingga kamu akan lebih optimal dalam mencari pelanggan. Tapi ingat, atur semuanya sesuai dengan kebutuhan ya!

Perhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan

Dengan keadaan seperti ini, tentu kenyamanan bukan point utama. Ada pertimbangan keselamatan dari customer, mengingat poandemi covid19 ini masih ada dan mengincar siapapun yang tidak hati-hati dan sigap menerapkan protokol kesehatan.

Selaras dengan ketetapan Gojek, mitra Driver dituntut untuk andil dalam upaya pemutusan rantai persebaran virus dengan menerapkan protokol yang ketat. Program standar ketetapan Gojek saat ini diberi nama J3K, yang merupakan singkatan dari jaga kesehatan, jaga kebersihan dan jaga keamanan.

Dan itu semua bukan jargon dari Gojek semata, upaya itu diimlementasi penuh dalam adanya fasilitas alat perlindungan driver GoRide terdiri dari:

  1. Sekat pelindung, yaitu pembatas antara mitra Driver dan customer.
  2. J3K shield, yaitu pelindung wajah tambahan yang dapat ditempelkan pada kaca helm mitra Driver dan berfungsi untuk mengurangi risiko penyebaran virus.
  3. Penyemprotan desinfektan rutin pada setiap kendaraan Driver serta penggunan alat penjaga seperti masker dan hand sanitizer. Untuk beberapa driver, bahkan mereka menyediakan 2 item ini untuk dibagi dengan para customernya. Ini juga merupakan dedikasi dan point plus dari Driver yang bertujuan menjaga rasa aman dan nyaman para customernya.
  4. Himbauan untuk mengurangi interaksi dengan para customer dengan memberikan biaya pembayaran non tunai. Upaya ini menjadi satu opsi yang rajin ditawarkan Driver kepada para customernya di situasi seperti ini. Menggunakan cashless tentu mengurangi potensi tertular virus dengan sangat signifikan. Kendati demikian, Driver tetap akan melayani pembayaran tunai disetiap order yang mereka dapatkan, kok. So, tenang saja ya para customer!

Selain itu kamu pun harus rajin dalam bekerja sebagai mitra pengemudi Go Ride. Sebisa mungkin keluarlah lebih pagi sebelum rekan-rekanmu yang lain juga mulai keluar. Alasannya adalah tentu saja agar kamu memiliki waktu lebih banyak untuk sampai tutup poin.

Dengan keluar lebih pagi, artinya kamu mengoptimalkan jam kerjamu. Karena di pagi hari tentu saja akan lebih sedikit mitra pengemudi yang keluar, maka artinya di jam-jam tersebut sainganmu akan berkurang. Artinya? Potensi orderan masuk lebih besar! Dan jangan lupa berdoa serta menjalankan protokol kesehatan yang ada, ingat utamakan keselamatan semua pihak ya!

Tags