fbpx

Mengetahui Biaya Listrik per kWh di Tahun 2019

Fakhri Zahir
28 Apr 2019

Sebagai salah satu komponen penting di dalam rumah tangga maupun industri, listrik merupakan salah satu komoditas bagi pemerintah yang bisa menjadi sumber penghasilan yang cukup besar setiap bulannya.

Dari sudut pandang masyarakat, listrik merupakan salah satu “beban” bulanan yang harus dibayarkan sesuai tarif yang telah ditentukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berdasarkan Permen ESDM No. 28 Tahun 2016.

Baca Juga: Cara isi token pulsa listrik

Selanjutnya terjadi beberapa kali penyesuaian yang disebut dengan tariff adjustment yang didasari oleh beberapa faktor. Meski terdengar rumit, sebenarnya untuk mengetahui biaya listrik di tahun 2019 ini cukup mudah kok.

Lebih lengkapnya yuk baca artikel ini!

Apa itu Tariff Adjustment

Sebagaimana yang telah kami jelaskan di awal, tariff adjustment atau penyesuaian tarif merupakan mekanisme pengubahan dan penetapan naik turunnya biaya listrik. Hal ini dilakukan oleh PT PLN Persero berdasarkan beberapa pertimbangan.

Beberapa pertimbangan tersebut adalah faktor ekonomi mikro, nilai tukar mata uang dollar Amerika Serikat terhadap Rupiah, Indonesian Crude Price hingga berkaitan dengan permasalahan inflasi.

Penyesuaian tarif tidak dilakukan secara sembarangan loh. Berdasarkan peraturan menteri ESDM tahun 2016 PT PLN Persero memiliki panduan khusus yakni semacam rumusan yang bisa digunakan untuk menentukan naik turunnya tarif listrik.

Intinya sih persentase dari penyesuaian tarif akan ditentukan oleh:

  1. Perubahan Biaya Pokok Penyediaan Tenaga Listrik (BPP) sesuai APBN terhadap nilai tukar mata uang Dollar Amerika terhadap Rupiah, Indonesian Crude Price, dan/atau inflasi.
  2. Koefisien perubah kurs serta selisih kurs baru dengan acuan pada APBN 2013.
  3. Koefisien perubahan Indonesian Crude Price (ICP) serta selisih ICP yang baru dengan acuan pada APBN 2013.
  4. Koefisien perubahan inflasi serta selisih inflasi yang baru dengan acuan pada APBN 2013.

Koefisien-koefisien ini nantinya akan ditetapkan oleh direksi PT PLN Persero setelah dilakukan penerbitan Undang-Undang APBN di tahun yang terkait. Terdengar rumit? Anda tidak perlu memahami ini semua kok, yang penting Anda mengikuti berita mengenai penyesuaian tarif listrik yang dikeluarkan setiap tahunnya. Itu saja!

Pahami Golongan Listrik Anda

Berhubung surat edaran PLN mengenai biaya listrik per kWh ini banyak mengandung istilah-istilah terkait golongan listrik. Ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu mengenai golongan listrik rumah tempat tinggal Anda.

Secara umum ada 12 golongan tarif yang perlu Anda ketahui, selengkapnya ada di bawah ini:

  1. Tarif R-1 merupakan konsumen rumah tangga kecil yang memiliki daya listrik 1.300 VA
  2. Tarif R-1 merupakan konsumen rumah tangga kecil yang memiliki daya listrik 2.200 VA
  3. Tarif R-2 merupakan konsumen rumah tangga menengah yang memiliki daya listrik 3.500 VA hingga 5.500 VA
  4. Tarif R-3 merupakan konsumen rumah tangga besar yang memiliki daya listrik lebih dari 6.600 VA
  5. Tarif B-2 merupakan konsumen bisnis bernilai sedang yang akan dipasok listrik tegangan rendah dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA atau 200.000 VA.
  6. Tarif B-3 merupakan konsumen bisnis bernilai besar yang akan diberikan pasokan listrik tegangan menengah dan daya lebih dari 200 kVA atau 200.000VA.
  7. Tarif P-1 merupakan konsumen kantor pemerintahan kecil yang akan diberikan listrik tegangan rendah dengan daya 6.600 VA hingga 200.000 VA.
  8. Tarif P-2 merupakan konsumen kantor pemerintahan besar yang akan dipasok dengan listrik tegangan menengah dengan daya lebih dari 200.000 VA.
  9. Tarif P-3 merupakan tarif khusus untuk penerangan jalan umum (PJU).
  10. Tarif I-3 merupakan tarif listrik khusus yang diberikan kepada industri skala menengah dan akan diberikan listrik tegangan menengah dengan daya lebih dari 200.000 VA.
  11. Tarif I-4 merupakan tarif listrik khusus yang diberikan kepada industri skala besar dan akan diberikan listrik tegangan tinggi dengan daya lebih dari 30.000 kVA.
  12. Tarif layanan khusus untuk tegangan rendah, menengah, dan tinggi.

Tarif Dasar Listrik Tahun 2019

TDL 2019

Berdasarkan tariff adjustment pada bulan Januari 2019 hingga Maret 2019, di bawah ini adalah surat resmi dari PLN mengenai tarif dasar listrik di tahun 2019 ini.

Dapat Anda lihat bahwa tariff dari seluruh golongan rumah tangga dikenai biaya Rp1.467,28 per kWh nya. Artinya tidak ada kenaikan listrik sama sekali bila dibandingkan dengan tarif listrik pada tahun sebelumnya.

Komentar

Artikel Terkait
Listrik 2 Oct 2019

Harga Token Listrik di Indomaret, Murah atau Mahal?

Bila sudah berumah tangga, salah satu pengeluaran yang patut diperhitungkan adalah pengeluaran rutin seperti belanja bulanan, transportasi, biaya PDAM, internet, dan salah satu yang terpenting yakni listrik! Nah bicara soal listrik, dalam beberapa tahun terakhir PLN telah membuat berbagai macam inovasi yang patut diapresiasi karena telah banyak membantu masyarakat Indonesia secara umum. Salah satu inovasi […]

Listrik 27 Jun 2019

Pulsa Listrik yang Bisa Didapat dengan 100 Ribu Rupiah

Salah satu biaya bulanan yang rutin dikeluarkan oleh para kepala rumah tangga saat ini adalah biaya tagihan listrik. Biaya ini bisa jadi sangat mencekik bila kamu boros, namun bisa juga jadi sangat hemat kalau kamu bisa menjaga pemakaian listriknya. Tapi sejak beberapa tahun ke belakang, PLN telah menerapkan pembayaran listrik prabayar alias penggunaan pulsa. Hal […]

Listrik 27 May 2019

Begini Cara Menjadi Agen Listrik PLN!

Ingin memiliki usaha tapi bingung? Usaha apa yang bisa dilakukan tanpa keluar rumah ataupun usaha yang tidak mengganggu pekerjaan kantor? Salah satunya adalah menjadi agen listrik PLN, tetapi bukan agen listrik PLN yang harus mendaftar lewat kantor PLN. Kini sudah banyak tersedia platform penjualan listrik atau token listrik secara online yang bisa Anda andalkan untuk […]