4 Hal Penting Menghadapi Bisnis yang Menurun

Dwi Arianto
21 Jul 2020

Proses membangun bisnis tidaklah mudah, penuh dengan jerih payah dan kesulitan. Hal tersebut menuntut Anda untuk mempunyai pengetahuan yang cukup dalam membangun dan mengembangkan bisnis Anda. 

Namun, pernahkan Anda menjalankan bisnis dalam kondisi sulit atau sedang mengalami penurunan? Pada masa seperti itu biasanya perusahaan akan mengalami penurunan omzet penjualan, penurunan produktivitas, dan masalah lainnya sampai terkadang juga ada yang mengalami kebangkrutan.

Hal itu dapat terjadi ketika akhirnya pasar untuk produk tersebut mulai menyusut. Penurunan pada bisnis juga bisa disebabkan karena pasar yang jenuh, semua konsumen yang sudah membeli produk tersebut, atau karena konsumen beralih ke jenis produk yang lain.

Walaupun proses penurunan tidak dapat dihindari, masih ada kemungkinan bagi perusahaan untuk memperoleh profit dengan beralih kepada yang lebih mudah dan market yang lebih murah. Maka dari itu berikut hal-hal penting yang harus anda perhatikan ketika keadaan bisnis anda mulai mengalami penurunan:

1. Lakukan evaluasi untuk mencari penyebab bisnis menurun

Saat bisnis menurun melakukan evaluasi merupakan kunci penting, evaluasi juga dapat berguna untuk menilai apakah kegiatan bisnis Anda sudah dilakukan sudah sesuai dengan perencanaan atau tidak. Evaluasi yang dapat anda lakukan saat keadaan bisnis Anda menurun yaitu identifikasi terlebih dahulu permasalahan yang ada.

Selanjutnya mulailah membuat ceklis tentang kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari bisnis Anda sehingga anda dapat mencari jalan keluar pada permasalahan bisnis Anda. Selalu lakukan evaluasi bisnis secara rutin, karena dengan melakukan evaluasi maka secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas diri maupun bisnis Anda.

2. Pahami kebutuhan pasar pada bisnis Anda

Jika bisnis Anda memiliki banyak prospek tetapi hanya ada sedikit transaksi yang sukses atau cenderung menurun, bisa jadi itu terjadi karena metode penjualan Anda yang belum benar. Anda mungkin kurang memahami kebutuhan pasar dan lebih fokus menjual produk atau jasa, tetapi tidak fokus pada kebutuhan pasar dan pelanggan Anda.

Cari tahu apa saja yang mereka butuhkan dengan mengadakan survey, riset atau Anda dapat bertanya langsung kepada konsumen anda tentang apa yang mereka butuhkan, bagaimana dengan pelayanan yang Anda berikan atau sekitar produk yang Anda tawarkan.

Kemudian berusahalah untuk memberikan solusi yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Misalnya saat ini pembayaran tagihan seperti BPJS, PLN dan PDAM bagi konsumen sudah mulai menjadi kebutuhan bila tidak terpenuhi akan menimbulkan masalah. Maka penting untuk memperluas dan menambah variasi dari produk bisnis PPOB Anda. Selain itu yang harus diperhatikan ketika bisnis mengalami penurunan yaitu perubahan dan perkembangan, sebagai pebisnis Anda harus siap menghadapi setiap perubahan dan perkembangan yang terjadi.

3. Pelajari strategi bisnis kompetitor Anda

Hal penting lainnya dalam bisnis yaitu dengan melihat jumlah serta kekuatan kompetitor yang Anda miliki. Selain itu Anda juga dapat mempelajari strategi dan mengetahui posisi kompetitor di level mana produk bisnis Anda berada. Rekam jejak kompetitor bisa digunakan untuk memprediksi peluang bisnis Anda.

Anda juga dapat mengambil pelajaran dari pengalaman kompetitor Anda untuk melihat review dari produk yang dijual oleh kompetitor akan memberi pandangan baru bahwa ulasan tersebut menggambarkan keinginan konsumen. Belajarlah dari ulasan-ulasan positif dan negatif kompetitor Anda untuk kesuksesan bisnis Anda di masa depan.

4. Lakukan strategi pemasaran dan promosi pada bisnis Anda

Setelah Anda mengetahui penyebab bisnis Anda menurun dan sudah bisa mencari solusinya. Tidak ada salahnya untuk mencoba melakukan sedikit promosi, Anda bisa memanfaatkan berbagai media untuk berpromosi dengan gencar. Media sosial yang mempunyai cakupan konsumen lebih luas bisa menjadi alternatif bagi Anda. Dengan cara ini, memungkinkan Anda mendapatkan konsumen baru yang melirik bisnis Anda dan berpeluang meningkatkan keadaan bisnis Anda kembali.

Apapun jenis bisnis yang dirintis, Penurunan bisnis bisa terjadi dengan cepat atau lambat baik karena alasan teknologi maupun pergeseran selera konsumen, dan meningkatnya persaingan.  Selain hal-hal penting diatas Anda juga dapat bekerja sama serta membangun networking yang luas, hal ini dapat membantu keadaan bisnis Anda yang sedang mengalami penurunan dan lakukan kerjasama dengan mitra atau partner bisnis yang berkompeten dalam bisnis Anda.

Komentar

Artikel Terkait
Bisnis 7 Sep 2020

Apa Sih Manfaat Kredit Tanpa Agunan (KTA)?

Istilah KTA atau Kredit Tanpa Agunan sudah akrab di telinga kita. Sepertinya hampir semua orang mengetahui apa itu KTA. Dari kepanjangannya saja kita sudah bisa menebak pengertiannya. KTA atau Kredit Tanpa Agunan adalah pemberian pinjaman atau kredit tanpa memerlukan persyaratan adanya jaminan apapun kepada pihak pemberi pinjaman, yang biasanya bank.  KTA seakan menjadi favorit orang […]

Bisnis 7 Sep 2020

Ini Dia Persiapan Untuk Memulai Bisnis Online

Apakah saat ini Anda berencana untuk memulai bisnis online? Memulai bisnis memang bukan hal yang mudah karena ada beberapa risiko yang akan dihadapi. Namun, bila Anda melakukan persiapan dengan matang serta memiliki keberanian untuk mencoba maka kedua hal tersebut sudah menjadi modal yang sangat baik.  Dengan begitu, risiko kegagalan usaha akan dapat diminimalkan sebaik mungkin. […]

Bisnis 7 Sep 2020

Cara Mendapatkan Pinjaman Untuk Modal Usaha

Anda jenuh bekerja di suatu perusahaan dan mau merintis usaha sendiri serta menjadi wirausaha? Dalam artikel ini akan dibahas 5 cara mendapatkan pinjaman uang untuk modal usaha. Tentu tidak akan mudah memulai suatu usaha baru, banyak tantangan yang menyertai. Baik tantangan saat akan memulai, tantangan saat menjalani, maupun tantangan di masa depan. Yang akan dibahas […]